contoh kalimat comfort woman
- She's currently in the comfort women quarters.
Dia saat ini di kuartal kenyamanan wanita. - Comfort women - Wikipedia - Fly away!
TranungKite Online (TKO) - Mengelap air liur! - The military turned to acquiring comfort women outside mainland Japan, mostly from Korea and occupied China.
Militer kemudian mencari wanita penghibur di luar Jepang, terutama dari Korea dan Tiongkok. - Governor-General of Korean Peninsula had a police organisation, which may have been partly involved in having Korean women working as comfort women.
Gubernur-Jenderal Semenanjung Korea memiliki organisasi kepolisian, yang mungkin sebagian terlibat dalam membuat perempuan Korea bekerja sebagai wanita penghibur. - Fatima (Jenny Rachman) offers herself to be brought away by Japanese occupation forces to save her of her daughter, thus resigning herself to the fate of a comfort woman.
Fatima (Jenny Rachman) merelakan dirinya sebagai pengganti putrinya yang hendak diperkosa oleh serdadu Jepang. - During the era under the colonial administration of imperial Japan, Korea women (almost Up to 200,000) were sent to work as comfort women in Japan's military brothels.
Pada era di bawah pemerintahan kolonial kekaisaran Jepang, wanita Korea (sekitar lebih dari 200,000) dikirim untuk bekerja sebagai ianfu di rumah-rumah bordil militer Jepang. - Formed in May 2015, M.A.S 0094 were an independent group who performed and covered well-known songs in public with all profits going to charity for comfort women victims.
Dibentuk pada Mei 2015, M.A.S 0094 merupakan grup independen yang tampil dan mengcover lagu populer di publik dengan semua keuntungan akan diamalkan untuk korban Ianfu. - For several years he and his companions, and other "comfort gays", were put to forced labor and abused sexually by Japanese soldiers, as the "comfort women" were abused.
Selama beberapa tahun, ia dan orang-orang sepenanggungannya, dan "gay-gay pemuas" lainnya, dipaksa menjadi buruh dan mengalami pelecehan seksual dari para prajurit Jepang, seperti halnya "ianfu". - An 59-year-old man was arrested for making an incendiary threat against a central museum in Japan that displayed a statue symbolizing so-called comfort women during the war, police said.
Seorang pria berusia 59 ditangkap karena membuat ancaman pembakar terhadap sebuah museum pusat di Jepang yang memperlihatkan patung yang melambangkan apa yang disebut wanita penghibur selama perang, kata polisi. - The Japanese also forced an estimated 300 Javanese women to work as "comfort women" on Tarakan after enticing them to travel with false offers of clerical and clothes-making jobs.
Jepang juga memaksa sekitar 300 wanita Jawa untuk bekerja sebagai "jugun ianfu" (wanita penghibur) di Tarakan setelah membujuk mereka dengan janji palsu mendapatkan kerja sebagai juru tulis maupun membuat pakaian. - Moon said about 560 million yen ($ 5,18 million) remaining from the extinct foundation established in South Korea to help former comfort women could be used for this purpose.
Moon mengatakan tentang 560 juta yen ($ 5,18 juta) yang tersisa dari yayasan yang telah punah yang didirikan di Korea Selatan untuk membantu mantan wanita penghibur dapat digunakan untuk tujuan ini. - Sharon Kinsella observed an increase in unsubstantiated accounts of schoolgirl prostitution in the media in the late 1990s, and speculated that these unproven reports developed in counterpoint to the increased reporting on comfort women.
Sharon Kinsella mengamati peningkatan dalam rekening sekolah berdasar prostitusi di media pada akhir tahun 1990-an, dan berspekulasi bahwa laporan ini belum terbukti dikembangkan dalam perumpamaan-untuk pelaporan peningkatan pada wanita penghibur. - He wrote a book Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer (Young Virgins in the Military's Grip), a documentary written showcasing the plight of Javanese women who were forced to become comfort women during the Japanese occupation and were subsequently subject to oppression by their own Indonesian society.
Ia menulis buku Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer, dokumentasi yang ditulis dalam gaya menyedihkan para wanita Jawa yang dipaksa menjadi wanita penghibur selama masa pendudukan Jepang.